
Target strategis tersebut disampaikan saat Presiden Prabowo menerima jajaran pimpinan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Menteri Sakti Wahyu Trenggono dan Wakil Menteri Didit Herdiawan Ashaf, di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Instruksi Presiden dan Pengawasan Berkala
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo Subianto meminta laporan komprehensif mengenai progres pembangunan 100 Kampung Nelayan yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pengerjaan infrastruktur agar seluruh fasilitas pendukung di 100 lokasi dapat beroperasi sesuai tenggat waktu yang telah ditetapkan.
"Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 Kampung Nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Penguatan Infrastruktur dari Hilir hingga Hulu
Pengembangan Kampung Nelayan tidak hanya berfokus pada penataan kawasan pemukiman warga, melainkan juga penyediaan rantai pasok industri perikanan terpadu. Setiap lokasi akan dibekali dengan berbagai fasilitas modern guna menunjang operasional nelayan.
Fasilitas penunjang utama yang disiapkan meliputi:
Dermaga Tambat: Menunjang kelancaran aktivitas kapal nelayan saat berlabuh dan membongkar hasil tangkapan.
Pabrik Es: Menyediakan kebutuhan es batu untuk menjaga kesegaran dan kualitasi komoditas laut.
Fasilitas Cold Storage: Menjadi tempat penyimpanan berpendingin guna mencegah kerusakan ikan dan menjaga stabilitas harga.
Pasar Ikan: Memfasilitasi proses transaksi secara langsung antara nelayan dan pembeli guna memperpendek alur distribusi.
Mendorong Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan
Melalui integrasi fasilitas penangkapan, penyimpanan, hingga pemasaran, pemerintah optimistis dapat menekan risiko kerugian pascapanen yang selama ini kerap dialami nelayan skala kecil.
Program Kampung Nelayan ini diharapkan mampu memperkuat daya saing produk kelautan dalam negeri, mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, serta mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Ringkasan Poin Utama Program Kampung Nelayan
Target Pengoperasian: 100 Kampung Nelayan ditargetkan siap beroperasi penuh pada akhir 2026.
Infrastruktur Terpadu: Dilengkapi dermaga, pabrik es, cold storage, serta pasar ikan.
Koordinasi Lintas Sektor: Dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto bersama pimpinan KKP.
Misi Strategis: Mengoptimalkan rantai pasok hasil laut dan meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.











