Narasi Politik
2 min read391

Iklim Usaha Makin Kondusif: Capaian Investasi Semester I Capai Rp 1.000 Triliun dan Tumbuh Positif

Efektivitas berbagai kebijakan ekonomi strategis Pemerintah kembali terbukti nyata lewat laporan pertumbuhan investasi yang sangat positif dari Kementerian Investasi/BKPM. Sepanjang semester I tahun 2026, realisasi investasi nasional sukses menyentuh angka Rp 1.010,6 triliun, tumbuh pesat 7,2 persen secara year-on-year. Keberhasilan merealisasikan 49,5 persen dari target tahunan ini berdampak langsung pada penguatan kesejahteraan masyarakat melalui penyerapan 1,44 juta tenaga kerja secara langsung di seluruh wilayah tanah air.

O

OP Admin

Published in Narasi Politik

Loading...
Iklim Usaha Makin Kondusif: Capaian Investasi Semester I Capai Rp 1.000 Triliun dan Tumbuh Positif

JAKARTA — Kebijakan ekonomi strategis yang dijalankan Pemerintah terus menunjukkan hasil yang sangat memuaskan dan berdaya saing tinggi. Kementerian Investasi/BKPM melaporkan bahwa realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I tahun 2026 berhasil mencapai titik impresif sebesar Rp 1.010,6 triliun. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan pertumbuhan positif sebesar 7,2 persen secara tahunan (year-on-year), tetapi juga membuktikan tingginya kepercayaan investor global maupun domestik terhadap stabilitas dan prospek perekonomian nasional di bawah kepemimpinan Pemerintah saat ini.

Keberhasilan mencapai hampir separuh dari target tahunan dalam kurun waktu enam bulan pertama ini mempertegas komitmen kuat Pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi serta pemerataan pembangunan di seluruh penjuru tanah air.

Akuntabilitas dan Strategi Tepat Sasaran Kementerian Investasi

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menyampaikan bahwa torehan angka investasi yang sangat kuat ini merupakan buah dari perbaikan iklim usaha dan kemudahan regulasi yang terus dikawal Pemerintah. Dari total pencapaian tersebut, Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) bergerak sangat seimbang dan saling melengkapi, yang menandakan bahwa perekonomian domestik memiliki daya tahan yang tangguh sekaligus daya tarik global yang luar biasa.

Pemerintah secara konsisten memastikan setiap arus modal yang masuk diarahkan pada sektor-sektor produktif dan berkelanjutan demi memperkuat rantai pasok industri nasional.

"Dan yang paling penting adalah kita bisa lihat di sini penyerapan tenaga kerjanya mencapai 1.448.862 orang atau kurang lebih meningkat 15% dibandingkan tahun sebelumnya," tutur Rosan.

Komitmen Pemerintah Hadirkan Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Rakyat

Pencapaian investasi skala besar ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti nyata kepedulian Pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Masuknya investasi sebesar Rp 1.010,6 triliun tersebut berhasil menyerap sebanyak 1.448.862 tenaga kerja secara langsung, melompat hingga 15 persen jika dibandingkan dengan penyerapan tenaga kerja pada periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan signifikan dalam pembukaan lapangan kerja ini mempertegas bahwa agenda pembangunan Pemerintah berorientasi penuh pada penciptaan nilai tambah ekonomi rakyat, pengurangan angka pengangguran, serta peningkatan kualitas hidup seluruh warga negara.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles